Ibadah, mengubah vs menerima pemberian berupa takdir
Ibadah kita lakukan bukan untuk mengubah takdir atau apapun.
Kita tidak bisa mengubah takdir.
Hanya Allah SWT nelalui Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW yang dapat mengubah takdir.
Kita tidak mengubah takdir. Kita hanya dapat melakukan hal-hal baik di samping kanan dan kiri takdir.
Kita tidak mencari kesempurnaan ibadah atau pekerjaan. Kita tidak mencari jalan mana yang kita usahakan mampu mengubah semuanya lebih baik.
Kita menerima takdir. Kita menerima bahwa kita tidak dapat mengubah takdir dan karpet tiap periode yang dibentangkan oleh Allah SWT melalui Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW.
Kita menerima apa dan hal baik apa ke arah yang mana yang dipersiapkan di periode ini melalui bimbingan Mursyid. Dan kita hanya melalukan hal yang baik di kanan dan kiri sepanjang jalan itu. Tidak memberontak atau berusaha mengubah takdir dunia dan individu. Kita menerima dan serahkan semuanya kepada Allah SWT melalui Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW.
Hal baik ada, hal negatif ada. Tetapi takdir Allah SWT juga tetap ada dan di atas semua hal itu.
Comments
Post a Comment